Lihat ke Halaman Asli

Adinda Qomariyah

tidak ada keterangan

Perlunya Standar Literasi bagi Guru dan Siswa

Diperbarui: 13 Desember 2021   07:51

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dok.pri

Mengapa perlu adanya standar literasi? Karena literasi di Indonesia perlu digalakkan lebih lanjut.  Untuk itu Pusat Studi Literasi, LPPM Universitas Negeri Sutabaya menghadirkan Sedaring Literasi seri VII "Standar Literasi" yang dilaksanakan secara daring melalui tiga platform yaitu telegram, zoom dan youtube pada 30 Oktober 2021. Sebanyak 225 peserta berpartisipasi yang tersebar dari seluruh di Indonesia, moyoritas peserta berprofesi sebagai guru.

Salah satu narasumber hebat yang dihadirkan dalam acara ini adalah Sofie Dewayani ketua gerakan literasi sekolah di kementerian pendidikan, riset dan teknologi yang telah mempublikasi penelitiannya mengenai literasi di artikel jurnal, buku dan monografi. Dalam kesempatan ini Sofie Dewayani membahas tentang Standar Literasi Kompetensi. "Standar adalah suatu hasil akhir suatu capaian akhir terkait dengan pembelajaran, capaian bahkan terdapat capaian global bahkan saat ini dinilai dan di evaluasi dan disebut dengan evaluasi internasional pisa. Standar mengacu pada sebuah rujukan, kualifikasi akhir terkait dan terkait engan kompetensi, profesionalisme, pengemvangan profesi" ujar Sofie. 

Standar perlu sangat diperlukan untuk memetakan hal yang seharusnya dipetakan, karena dalam kehidupan ini semuanya terus berjalan. Seperti halnya literasi di Indonesia yang terus menerus di galakkan. Standar kompetensi biasanya tercantum dalam kurikulum dokumen dan kurikulum yang diajarkan.

Standar kompetensi literasi pada siswa sudah dicantumkan dalam KI dan KD meskipun tidak secara eksplisit. Standar literasi di Amerika ada speaking listening, reading, writing, league structure. Berbeda dengan negera Indonesia yang masih dalam capaian pembelajaran bahasa Indonesia namun di mata pelajaran lain muatan literasi sedang diupayakan.

Tidak hanya siswa, guru pun harus mempunyai literasi yang baik. Sofie menegaskan "kompetensi siswa secara umum leboh mudah dicapai apabila  pemerintah melakukan investasi melalui pembinaan guru. Kompetensi siswa meningkat dengan kualifikasi guru, daya  dukung keluarga dan latar belakang keluarga". Standar kompetensi pada guru diperlukan untuk meningkatkan kecakapan literasi siswa secara komprehensif, menumbuhkan lingkungan belajar yang menyenangkan, proses pembelajaran yang menguatkan kecakapan berpikir melalui teks sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline