Lihat ke Halaman Asli

Achmad Azkiya

Pekerja Lepas

Keren! Seminar Aswaja Menggema di Kampus Swasta Uniwara

Diperbarui: 27 Oktober 2022   19:28

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

Kamis, 27 Oktober 2022. Langit cerah, gedung serbaguna Uniwara sedang dihajar acara keren. Seminar Aswaja. Diselenggarakan oleh BEM kampus sendiri yang berkolaborasi dengan PC HMASS Pasuruan.

Dengan dua narasumber yang tak kalah keren; Ustadz Alil Wafa, S.Pd dan Muhammad Khoirul Luthfi, M. Pd yang keduanya tidak bisa diragukan lagi perihal intelektualitasnya.

Tema yang dibahas cukup yang sering kita dengar di kalangan masyarakat kita, tentang perihal kembali kepada Alquran dan as-Sunnah. Sering dengar, bukan? Maka seminar yang dihadiri sekitar 200 audiens offline ini akan membedah tentang hal ini.

Tidak hanya offline, acaranya juga online, streaming di facebook. Aku termasuk bagian yang ikut streaming.

Yang bisa saya tangkap dari penjelasan di seminar ini adalah bagaimana kita sebagai umat muslim jangan sampai terkecoh dengan jargon-jargon kembali ke Alquranlah, ke as-Sunnahlah, karena secara tidak langsung itu strategi kelompok tertentu untuk memisahkan kita dalam bermazhab.

Mazhab sendiri itu banyak, dulu banyak ulama-ulama top, yang ilmunya bukan main, ijtihad intens, itu pun setelah dikualifikasikan ternyata yang benar-benar sesuai kriteria mujtahid sejati, rekam jejak riwayatnya jelas, maka itulah empat mazhab yang kita kenal sampai saat ini.

Pada dasarnya, kita ikut para ulama itu sudah jelas kita ikut Alquran dan Hadis. Ikut sumbernya. Karena jelas, mereka sudah ahli dalam masalah agama, kita tinggal menikmati yang instan dan dijamin keabsahannya. Justru kita malah makin tersesat kalau langsung ke sumbernya sedang kita masih minim dalam ilmu penyaringannya, sebab sumbernya itu luas, dalam, maka diperlukan juga ilmu yang luas dan dalam agar tidak salah dalam meniti jalan.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline