Lihat ke Halaman Asli

Abdul Rosad Ramdan

Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran

Ketika Siswa Menjadi (Maha)siswa

Diperbarui: 29 Juni 2024   22:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Pagi yang cerah, aku duduk di samping mushola FIB menunggu giliran untuk mempresentasikan hasil dari tugas akhirku. FIB salah satu fakultas yang ada di Universitas Padjadjaran. Tempat dimana aku mengejar gelar sarjanaku, salah satu Fakultas di Universitas Padjadjaran.

Kini tidak terasa aku sudah berada di pertempuran akhir di FIB ini, telah banyak juga kenangan yang tergambar di FIB ini. Memang awalnya tidak terpikirkan bisa kuliah di FIB Universitas Padjadjaran, memilih prodi Sastra Indonesia di pilihan kedua hanya asal pilih saja. Tetapi mungkin ini adalah pilihan terbaik yang tuhan berikan kepada aku.

Angin seakan mengantarkan kenangan-kenangan jaman dulu ketika masih menjadi mahasiswa baru di sini. Senyum terukir dibibirku ketika mengingat sebuah kenangan.

"Kang Teh, maaf kalau ruangan ini dimana ya?" tanyaku kepada mahasiswa FIB sambil menunjukan ponselku.

"Oh ini mah di gedung B, yang ini lantai tiga di pojok paling kiri" 

"Yang itu kan ya kang teh. Terima kasih teh"

"Oke, maba ya? Dari prodi mana?"

"Iya teh hehe dari Sasindo"

"Ohh pantes rambutnya masih rapi yaa" ujar si teteh dengan tertawa kecil dengan temannya.

"Hehe,, duluan ya teh udah telat, sekali lagi makasih ya teh"

Dengan nafas terengah aku mengetuk pintu yang aku kira itu adalah kelas yang aku tuju. Dengan ragu aku mengetuk pintu itu. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline