Lihat ke Halaman Asli

Muhammad Ramadhani Dimyati

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Mewujudkan Asas Muhammadiyah, Mahasiswa UMM Membantu Digitalisasi Pemasaran Sayur dengan TaniHub

Diperbarui: 8 Maret 2022   18:55

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

Berbagai permasalahan atau kendala membuat para petani kesulitan dalam memasarkan produk pertanian mereka. Kendala atau permasalahan tersebut merambat dan menimbulkan permasalahan lainnya seperti penurunan kualitas produk dan harga jual yang tidak optimal yang membuat para petani mengalami kerugian yang cukup tinggi. Dari permasalahan tersebut diperlukannya pengoptimalan pemasaran yang baik dan benar, salah satu cara pengoptimalan ini adalah dengan melakukan peralihan dan pemberdayaan pasar digital.

Hal tersebut membuat kelima mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung kedalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 44 gelombang 01 tergerak untuk mengatasi permasalahan pemasaran tersebut dengan pemberdayaan pasar digital pada kelompok tani Desa Slamet, Tumpang, Kab. Malang.

Mahasiswa PMM kelompok 44 gelombang 01 menjadikan TaniHub sebagai prospek pasar utama mereka, mengingat TaniHub adalah platform pasar online yang dikhususkan untuk produk-produk pertanian.

Dokpri

TaniHub sendiri telah beroprasi dari tahun 2016 hingga saat ini. Sejak awal beroprasi TaniHub senantiasa mempertahankan tujuan mereka, dimana kesejahteraan para petani harus di tingkatkan sehingga menghasilkan kualitas hasil pertanian yang baik dan berkualitas.

Koordinator dari PMM kelompok 44 gelombang 01, Maulana Sadewa, berpendapat jika dia sangat berharap mampu untuk memberikan bantuan kepada para kelompok tani Desa Slamet yang kesulitan dalam pemasaran produk mereka.

“Tujuan dan ide dari TaniHub ini sesuai dengan gagasan serta alasan kami yang ingin mengoptimalkan pemasaran para petani” ucapnya.

Dokpri

“Selain itu, kami juga ingin mewujudkan asas dan cita-cita dasar kemuhammadiyahan yang berlandaskan pada surat Al-Maun, dimana wajib hukumnya bagi seorang muslim untuk membantu sesama ummat yang mengalami kesulitan” tambah Maulana Sadewa ketika pembukaan program PMM kelompok 44 gelombang 01 di Dusun Wiroto, Desa Slamet (17/02/2022).




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline