Friendzone seringkali dianggap sama dengan HTS (hubungan tanpa status). Namun jika dianalisa menurut artinya, terdapat perbedaan di antara keduanya.Â
Friendzone bermakna bahwa hubungan pertemanan yang terlibat juga dalam bumbu-bumbu percintaan. Jika seseorang terjebak dalam friendzone, artinya mereka terjebak antara pertemanan atau kisah percintaan.
Lain halnya dengan HTS (hubungan tanpa status). Dua orang yang terlibat tidak harus melalui tahapan pertemanan terlebih dahulu, tetapi langsung dalam tahap percintaan. Akan tetapi, dikatakan hubungan tanpa status karena hubungan yang terjadi tidak ada kejelasan.
Apakah friendzone dan HTS berdampak negatif?
Sesuatu yang tidak pasti seringkali meninggalkan jejak negatif dibanding jejak positif.
Dilihat dari ketidakpastian hubungan friendzone dan HTS ini, lebih banyak celah yang memungkinkan hubungan untuk retak. Entah pertemanan yang akan hancur, atau percintaan yang akan asing.
Fase yang dialami oleh para remaja pun sama. Yaitu perkenalan, pendekatan, lalu antara kepastian atau ditinggalkan oleh sepihak lalu menjadi asing seperti tidak terjadi apa-apa.
Tentunya hal ini dapat menimbulkan perasaan sedih berkecamuk, kecewa, bahkan amarah.
Terlepas dari apakah HTS dan friendzone berdampak negatif atau tidak, kembali lagi pada prinsip masing-masing dalam menentukan kenyamanan di suatu hubungan.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI