Mohon tunggu...
Al shifa Amalia
Al shifa Amalia Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Komunikasi

konten mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

perkembangan telekomunikasi di indonesia beserta dampak yang ditimbukannya dan kenali dampaknya

2 Januari 2025   13:44 Diperbarui: 2 Januari 2025   13:44 18
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Telekomunikasi merupakan alat yang dapat menyampaikan pesan atau informasi dari satu tempat ke tempat yang lain. Bertepatan pada tanggal 17 mei 2019 adalah hari telekomunikasi dunia, yuk kita kenali lebih dalam sejarah telekomunikasi dan dampk-dampak yang ada di dalamnya!

Dahulu, komunikasi hanya dapat dilakukan oleh individu yang tinggal berdekatan dengan cara sling bertegur sapa atau dengan menggunakan sudat menyurat tradisional. Pada zaman itu juga, alat komunikasi seperti kentungan bambu digunakan sebagai alat komunikasi massal untuk menginformaikan sesuatu dan memiliki sifat satu arah.

Lalu kemudian, muncul perkembangan Jaringan Telekomunikasi di Indonesia. Bemula pada zaman Hindia Belanda, pada tahun 1856, di mana pada saat itu mulai dibangun Jaringan Telekomunikasi di Indonesia yang pertama, menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Jaringan ini dioperasikan oleh Post Telegraf Telefoon yang kelak kita kenal sekarang aalah PT Telkom Indonesia. Pada Tahun 1972 Indonesia mulai meluncurkan satelit yang bernama satelit palapa. Satelit ini mengakibatkan arus telekomunikasi di Indonesia berkembang semakin pesat.

Pada tahun 1990an, telepon mulai masuk ke Indonesia dan langsung menjadi tren yang populer. Namun karena biayanya yang cukup mahal, pada saat itu, telepon hanya dapat digunakan oleh orang-orang dari kelas atas. Kemudian pada tahun 1993 Jaringan Internet mulai masuk ke Indonesia, diikuti dengan munculnya UU tentang Telekomunikasi pada tahun 1999.

Kini, jaringan telekomunikasi bukan hanya menghubungkan Jakarta dan Bogor, namun juga telah mencapai hampir seluruh kota di Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke.

Telekomunikasi memudahkan kita dalam berbagai hal. Namun, tentu saja telekomunikasi memiliki dampak negatif. apa saja dampak negatifnya? Salah satunya adalah terjadi kemerosotan budaya karena pengaruh kebudayaan lain yang cenderung mudah masuk ke Indonesia dengan bantuan perkembangan telekomunikasi. Sehingga kaum-kaum muda cenderng ikut-ikutan dengan kebudayaan luar yang dianggap tren.

Selain itu, telekomunikasi juga berhubungan erat dengan media sosial. Di mana dengan media sosial, kita bebas melihat aktivitas dan kehidupan orang-orang di sekitar kita atau bahkan orang yang berjarak jauh. Kemudahan ini kadang disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, contohnya perundungan atau bullying di dunia maya. Sudah tidak terhitung lagi berapa banyak kasus dan korban dari bullying di media sosial. Hal ini, menjadi contoh dampak negatif dari adanya perkembangan telekomunikasi. 

Telekomunikasi memang memiiki banyak dampak negatif dalam perkembangannya. Dari yang berdampak pada individual hingga berdampak besar seperti berubahnya kebudayaan suatu negara. Namun, tidak dapat dipungkiri, Telekomunikasi telah membantu aktivitas manusia dalam berbagai hal. Apalagi pada revolusi industri 4.0, dimana ekonomi digitas akan berkembang pesat dengan serba digitalisasi dan otomatis. tentu saja dengan adanya telekomunikasi dan teknologi yang terus berkembang, memudahkan kita dalam bersaing, memasarkan, mencari dan mengumpulkan informasi, hingga memulai peluang dengan mudah.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun