Pelabuhan kecil ini selalu jadi taman bunga,
Penuh dengan warna-warna romansa
Senyum dan tawa juga setia jadi penghiasnya,
Menyambut kapal-kapal nelayan yang pulang dengan gembira
Seakan tak ada yang berduka di kala senja tiba
Pada matamu mentari memerah saat sekali lagi ditunjukkan kelembutannya
Kesekian kalinya pula dibuatnya aku jatuh cinta
Jatuh cinta tepat di tengah kedua matamu
Di atasnya, terbentang landasan kecupan yang selalu kubuat mesra
Kecupan yang selalu menenangkan, katamu penuh rasa
Kau, kekasihku, kau segalanya
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!