Mohon tunggu...
Allta Ranandita
Allta Ranandita Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Allta Ranandita dengan rasa penasarannya terhadap ilmu pengetahuan di dalam kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Tantangan Dakwah di Era Digital dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Agama di Kalangan Mahasiswa Universitas Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

19 Mei 2024   20:44 Diperbarui: 19 Mei 2024   21:40 155
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Tantangan Dakwah di Era Digital Dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Agama di Kalangan Mahasiswa Universitas Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Pendahuluan

Di era digital saat ini, menyebarkan dakwah atau nilai-nilai agama menghadapi kompleksitas yang semakin meningkat, terutama di kalangan mahasiswa Universitas Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Perkembangan teknologi, khususnya melalui media sosial dan internet, telah mengubah cara masyarakat menerima informasi, termasuk informasi agama. Namun, di tengah kemajuan ini, timbul juga tantangan-tantangan yang menghambat efektivitas dakwah di lingkungan kampus. Tulisan ini akan menguraikan beberapa masalah yang dihadapi dalam menyebarkan dakwah di kalangan mahasiswa Universitas Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto serta solusi-solusi yang dapat diadopsi untuk mengatasi tantangan tersebut.

Problematika

1. Perbedaan Pemahaman dan Interpretasi Terhadap Nilai-Nilai Agama

Salah satu tantangan utama dalam menyebarkan dakwah di kalangan mahasiswa adalah adanya perbedaan pemahaman dan interpretasi terhadap nilai-nilai agama. Ketersediaan beragam sumber informasi di internet seringkali menyebabkan penafsiran yang berbeda-beda, bahkan menyimpang, terhadap ajaran agama. Hal ini mengakibatkan munculnya persepsi yang salah dan bahkan ekstremisme di kalangan mahasiswa.

2. Kurangnya Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Dakwah

Selain itu, kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan dakwah menjadi masalah lain. Hal ini disebabkan oleh fokus mahasiswa yang lebih kepada pencapaian akademis dan pengembangan karir, sehingga kegiatan dakwah dianggap kurang relevan atau penting bagi sebagian besar dari mereka.

Solusi

Untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam menyebarkan dakwah di kalangan mahasiswa Universitas Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Berikut adalah beberapa solusi yang dapat diimplementasikan:

1. Peningkatan Kesadaran akan Pentingnya Pemahaman yang Benar Terhadap Ajaran Agama

Penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemahaman yang benar terhadap ajaran agama melalui berbagai kegiatan, seperti seminar, diskusi, atau workshop. Materi-materi tersebut perlu disusun dengan pendekatan yang ilmiah dan kritis, sehingga mahasiswa dapat memahami ajaran agama secara mendalam dan kontekstual.

2. Aktif Mendorong Partisipasi Mahasiswa dalam Kegiatan Dakwah

Universitas perlu mendorong partisipasi mahasiswa dalam kegiatan dakwah dengan berbagai cara, seperti membentuk komunitas dakwah di kampus yang aktif menyebarkan pesan-pesan agama dengan pendekatan yang inklusif dan dialogis. Selain itu, mahasiswa juga perlu diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dakwah, baik secara formal maupun informal.

3. Memanfaatkan Teknologi untuk Menyebarkan Konten Dakwah yang Berkualitas

Pemanfaatan teknologi juga perlu dioptimalkan dengan menyebarkan konten-konten dakwah yang berkualitas dan terverifikasi kebenarannya melalui platform digital yang dimiliki kampus. Universitas dapat bekerja sama dengan ahli agama dan pakar teknologi informasi untuk mengembangkan konten-konten dakwah yang menarik dan informatif.

Kesimpulan

Dalam era digital yang sedang kita alami saat ini, dakwah di kalangan mahasiswa Universitas Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Perbedaan pemahaman dan interpretasi terhadap nilai-nilai agama serta kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan dakwah menjadi beberapa masalah utama yang perlu diatasi. Namun, dengan mengimplementasikan solusi-solusi yang telah diuraikan di atas, diharapkan mahasiswa Universitas Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyebarkan nilai-nilai agama yang benar dan positif di tengah arus informasi digital yang semakin deras.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun