Dalam kehidupan, humor memiliki peran besar. Biasanya digunakan untuk menghibur, mencairkan suasana, atau menjalin kedekatan. Namun, masih banyak yang lupa tentang menjaga batasan. Terlebih lagi pada masyarakat patriarki yang masih kerap melontarkan lelucon berbau dan peran gender.
Apa Itu Humor Seksis?
Humor seksis adalah humor yang tujuannya merendahkan, menghina, memberikan strerotip memberdaya, dan menjadkan individu sebagai objek berdasarkan gender.
Humor seksis termasuk humor penghinaan atau disparagement humor. Artinya, merendahkan beberapa kelompok sosial.
Target Humor Seksis
Humor seksis tidak memandang gender. Jadi baik laki-laki maupun perempuan bisa saja menjadi target dari lelucon ini.Â
Tetapi berdasarkan hasil observasi, humor seksis cenderung banyak disampaikan oleh laki-laki. Artinya, perempuan seringkali menjadi korban atau objek humor seksis.
What Should We Do?
1. Berhenti untuk tertawa
Jika ikut tertawa maka pelaku menganggap perilakunya tidak bermasalah.
2. Menegur jika dijadikan humor seksis
Begitu juga degan teman lainnya, mereka memiliki hak untuk menegur temannya agar tidak melontarkan humor seksis kepada orang lain.
Humor Seksis Ngga Boleh Didiamkan
1. Termasuk kekerasan verbal
Tanpa disadari, dengan mengomentari fisik, bersiul dengan tujuan menggoda, merendahkan orang lain dengan membawa gendernya itu sudah termasuk bentuk kekerasan verbal lho!
2. Membuat lelucon seksis menjadi lumrah
Bila kita 'tutup telinga', maka perendahan martabat pada suatu gender tidak akan berakhir.
Itu tadi yang dapat saya sedikit jelakan mengenai Humor Seksis. Yuk, sama-sama kita menghentikan adanya humor seksis demi kenyamanan bersama!