Pekunden (13/08/2022), Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro yang dilaksanakan di Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang telah terlaksana dengan mengangkat tema "Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDG's" poin 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Alfyah Edina (20), mahasiswa S1-Teknik Geologi Universitas Diponegoro merupakan salah satu mahasiswa yang melaksanakan kegiatan KKN periode 2021/2022 di daerah tersebut. Berdasarkan survei kondisi daerah Kelurahan Pekunden, Alfyah menilai bahwa lokasi Kelurahan Pekunden yang berada di pusat kota Semarang membuat daerah ini juga menjadi pusat pembangunan, perkantoran, perdagangan serta jasa sehingga memiliki potensi positif dalam hal lapangan pekerjaan dan pendapatan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"UMKM yang merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan salah satu penopang perekonomian nasional Indonesia. Tercatat dalam data IUMK Kota Semarang bahwa per tahun 2017 di Kelurahan Pekunden sudah terdapat terdapat 105 UMKM yang terdiri dari 103 Usaha Mikro dan 2 Usaha Kecil. Â Angka ini terus bertambah pesat seiring berjalannya waktu yang menunjukan bahwa Kelurahan Pekunden memiliki potensi basis ekonomi yang cukup kuat" ujar Alfyah dalam reportase kegiatannya.
Pemetaan sebaran UMKM pada Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah ini dapat dijadikan acuan awal dalam analisis pengembangan ekonomi daerah setempat dengan mengetahui sebaran keberadaan UMKM pada wilayah terkait. Â Selain itu juga untuk memberikan informasi yang tepat, mudah, dan berguna dalam pengambilan kebijakan yang selanjutnya dilakukan pengembangan informasi berbasis peta.
Kegiatan ini dilakukan dengan survei lapangan di wilayah Kelurahan Pekunden berdasarkan data dari IUMK Kota Semarang. Selanjutnya hasil survei lapangan tersebut diolah dan dianalisis dengan mengelompokkannya sesuai RW (Rukun Warga) yang ada di Kelurahan Pekunden. Pengolahan data memakan waktu hingga 2 minggu hingga peta dipublikasikan. Hasil peta menunjukan bahwa RW 1 di Kelurahan Pekunden memiliki iklim perekonomian berbasis UMKM yang lebih dominan dibanding RW lainnya.
Hasil dari Peta Sebaran UMKM tersebut diserahkan kepada pihak Kantor Kelurahan Pekunden sehingga masyarakat yang datang ke Kantor Kelurahan dapat memperoleh informasi yang termuat pada peta tersebut. Peta ini juga dipublikasikan melalui website resmi Kelurahan Pekunden yang dapat diakses oleh semua masyarakat.
Penulis : Alfyah Edina E (Teknik Geologi, Fakultas Teknik)
Dosen Pembimbing : Sukiswo., ST., MT.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H