9. Menceritakan Prasangka kepada Orang yang Bijaksana
Ketika kita merasa khawatir atau memiliki prasangka buruk, sangat membantu untuk berbagi cerita dengan seseorang yang bijaksana. Saya pernah mengalami situasi di mana seorang teman menyebut saya "aneh" di belakang saya, yang membuat saya merasa tidak nyaman dan berprasangka bahwa dia membenci saya.Â
Setelah menceritakan hal ini kepada seorang sahabat yang bijaksana, saya mendapatkan perspektif baru yang membantu menenangkan pikiran. Sahabat saya menyarankan agar tidak terlalu memikirkan komentar tersebut, karena orang tersebut memang cenderung suka mengomentari orang lain secara negatif tanpa alasan yang jelas.
10. Menghilangkan Pemikiran "Harus Sempurna"
Pemikiran bahwa kita harus selalu sempurna sering kali menjadi pemicu utama overthinking dan stres. Memiliki standar tinggi memang penting, tetapi memaksakan diri untuk selalu sempurna dapat menyebabkan kekecewaan yang mendalam, bahkan depresi, ketika harapan tersebut tidak tercapai.Â
Pendekatan yang lebih bijak adalah menggantikan pemikiran "harus sempurna" dengan prinsip "berusaha maksimal, namun menyerahkan hasilnya kepada Tuhan." Manusia hanya bisa berusaha, namun hasilnya tetap berada di tangan Tuhan. Apa pun hasilnya, yakinlah bahwa itulah yang terbaik dari-Nya. Dengan demikian, kita dapat melepaskan beban mental yang diakibatkan oleh tuntutan kesempurnaan.
11. Fokus pada Kelebihan Diri
Overthinking sering kali muncul dari rasa rendah diri akibat komentar negatif orang lain. Untuk mengatasi hal ini, cobalah fokus pada kelebihan yang Anda miliki, yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain. Misalnya, jika seseorang menganggap Anda tidak kompeten, ingatlah bahwa Anda mungkin memiliki kelebihan lain, seperti penghasilan yang lebih besar atau kemampuan khusus.Â
Dengan demikian, kita akan lebih mudah menerima bahwa tidak ada manusia yang sempurna, dan setiap individu memiliki kekurangan serta kelebihan masing-masing. Berfokus pada kelebihan diri akan membantu kita membangun rasa percaya diri dan mengurangi dampak negatif dari komentar orang lain.
12. Tidak Terlalu Menyesali Kesalahan
Kesalahan adalah bagian dari sifat manusia. Terlalu menyesali kesalahan yang telah dilakukan hanya akan membuat kita terjebak dalam overthinking. Sebaliknya, terimalah kesalahan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan gunakan pengalaman tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.Â