Berbuat kebaikan hakekatnya satu paket dengan kebaikan diri. Namun perbedaannya, bahwa menjadi baik itu lebih mudah, tetapi melakukan kebaikan itu tidaklah mudah.
Siapapun bisa menjadi baik, tapi siapapun tidak bisa berbuat kebaikan itu sendiri, karena orang yang melakukan kebaikan tentu adalah hamba-hamba yang terpilih sejak mulai zamannya Nabi Adam hingga sampai detik ini.
Orang yang berbuat kebaikan dengan hati ikhlas, maka jiwanya akan selalu di penuhi dengan rasa bahagia, sebab orang yang berbuat kebaikan itu memiliki empati kepada orang lain, terutama orang yang dalam situasi kesulitan.
4. Apa yang kamu inginkan raihlah dengan cara yang benar.
Dalam hidup dan kehidupan ini, ada yang namanya hukum kausalitas, yakni hukum yang diakibatkan dari adanya sebab.
Orang yang bercocok tanam kebaikan, ia akan menuai kebaikan pula, begitu pula sebaliknya.
Dari apa yang telah dilakukan oleh kita akan mengundang persepsi yang beragam, meski hal tersebut adalah kebaikan, pastinya akan terjadi pro dan kontra yang kerapkali menjadi fitnah yang kejam, namun jangan berhenti berbuat baik, karena kebaikan itu memiliki jalan terjal bebatuan. Itulah eksistensi diri manusia, apapun profesimu maka jadilah baik dan berbuat kebaikan.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI