Kendal - Pemenuhan hak bagi Warga Binaan diantaranya adalah pemberian makanan yang layak. Setiap harinya Warga Binaan yang bertugas sebagai tamping dapur memasak 3 kali sehari. Pendistribusian makanan bagi Warga Binaan dilakukan pagi, siang, dan sore. Jatah makanan ini merupakan ketentuan yang harus dipenuhi oleh Lapas Kendal, Senin (01/01/2024).
Makanan merupakan asupan gizi utama bagi Warga Binaan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pembinaan yang mereka ikuti. Takaran yang cukup menjadi penentu dalam mendukung kesehatan fisik mereka. Sehingga hal ini mendorong Lapas Kendal untuk mampu menyediakan asupan makanan yang sehat dan bergizi bagi Warga Binaan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal, Prayitno memastikan bahwa makanan yang sampai kepada Warga Binaan dalam keadaan yang layak. "Saya selalu menghimbau kepada petugas dapur untuk mengawasi pelaksanaan proses pengolahan makanan, agar tetap harus memperhatikan kualitas. Sehingga makanan yang dikonsumsi oleh Warga Binaan adalah makanan yang bersih dan sehat," tegasnya.
Makanan yang siap disajikan, akan didistribusikan kepada Warga Binaan yang berada pada blok hunian. Sebelum melakukan kegiatan, Warga Binaan Lapas Kendal diwajibkan untuk sarapan pagi dan setelah selesai kotak makanan akan dicuci langsung oleh Warga Binaan yang bersangkutan secara mandiri untuk dikumpulkan kembali.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI