Betapa semrawutnya wajah pengenalan kampus terhadap mahasiswa baru. Pengenalan kampus yang seharusnya diisi dengan kegiatan yang mendidik dan menyenangkan justru disalahgunakan oleh pihak yang merasa berkuasa dalam kegiatan ospek. Mahasiswa yang selalu disebut dengan agen perubahan dan generasi penerus bangsa sejatinya dapat memberikan contoh, solusi, hingga pengaruh yang baik terhadap lingkungan disekitarnya, bukan menjadi penambah beban masalah atau meneruskan budaya buruk dilingkungannya.
Kegiatan perpeloncoan yang diselipkan pada narasi pengenalan kehidupan kampus atau ospek sudah semestinya harus diakhiri. Segala kefanatikan senior yang mengenyampingkan nilai-nilai moral dan pengajaran dalam meng-ospek mahasiswa baru harus dihentikan. Kalau perlu di ubah konsep penyambutannya ke arah yang lebih terbuka dan bersahabat.Â
Pemangku kebijakan kampus memiliki peran dan wajib ikut serta dalam mengawasi dan mengawal jalannya ospek mahasiswa baru. Ini semua demi perbaikan diri yang mengarah kepada peningkatan mutu. Baik secara kualitas intelektual, ataupun dari segi karakter mahasiswa yang dihasilkan.
Nb : Artikel ini pun terbit di Media Mahasiswa Indonesia (www.mahasiswaindonesia.id)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI