Tiap aku memetik wajahmu
dan membiarkannya jatuh
Menjadi bayang-bayang
Pada kubangan yang
Dibasahi langit semalaman
Do'a dan harapan
Adalah kebisuan yang menjerit
Di pucuk cemara
Yang siap jatuh pada
Hembusan angin pertama
"Tuhan benarkah caraku mencintainya?"
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!