Mohon tunggu...
Ahmad Maulana S
Ahmad Maulana S Mohon Tunggu... Founding partner di Lembaga Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan -

Founding partner di Lembaga Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan // Penikmat kutak-katik kata yang gemar mengembara dari satu bait ke larik yang lainnya // Cuma seseorang yang ingin menjadi tua tanpa rasa bosan, setelah sebelumnya beranak-pinak seperti marmut atau cecurut // Salam hangat persahabatan...^_

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Cinta Menari di Gerimis Pedang

26 September 2015   22:26 Diperbarui: 26 September 2015   22:26 544
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kesunyian merezim. Tapi kesunyian yang anehnya membawa begitu banyak damai di hati Bay. Kesunyian yang entah mengapa membuat titik tertentu di bagian dadanya terasa plong.

“Bagaimana, Bay, kau merasa ada yang aneh dengan tantiam di antara ginjal dan hati?” tanya Na setelah beberapa waktu berlalu dalam diam.

Bay mengangguk heran. “Bagaimana kau bisa mengetahuinya?”

Tapi bukannya memjawab, Na justru mengajak Bay kembali duduk, dan bertanya tentang tema yang sama sekali tak ada hubungannya.

“Kau pernah mendengar tentang kopi peram?”

Bay menggeleng.

Na meneguk sedikit isi buli-buli dan mengangsurkannya kepada Bay.

“Cobalah… manfaatnya amat besar bagi kesehatan bathin,”

“Ini bukan berisi tuak?” Bay masih ragu, sementara Na hanya mengangguk sambil tersenyum.

Bay membuka tutup buli-buli dan meneguknya sedikit. Tapi begitu isi buli-buli mengalir di kerongkongan, sontak Bay menenggaknya dengan amat bernafsu.

“Ahhh… Kopi yang amat segarrr…!!!” teriak Bay bersemangat seraya menjilati tetes yang membasah di bibirnya. Sementara Na hanya tersenyum melihat lagak Bay yang agak lebay.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
  16. 16
  17. 17
  18. 18
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun