Sekali lagi Na tersenyum, yang kembali dibalas oleh Bay dengan anggukan, sebelum keduanya bersepakat untuk mempertaruhkan satu-satunya nyawa yang mereka punya pada serangan yang terakhir kalinya.
Bay dan Na menggempur dengan sepenuh tenaga, berbaengan dengan terjangan maha dahsyat dari Si Rambut Perak, menimbulkan dentuman besar yang menghancurkan segala yang ada di sekitarnya dalam radius lima li…
(Bersambung ke episode 6 yang ‘bernuansa horror’ : Pena Berdarah Mencabik Koruptor, kolaborasi karya dengan Duo Kompasianer Ras Va-Nisrina…^_).
Â
Secangkir Kopi Legenda Silat Indonesia, Babad yang ke-5, Thornvillage-Kompasiana, 26 Sept-015.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI