Peran Guru sebagai Fasilitator Digital: Strategi Membangun Talenta Muda untuk Era 5.0
Oleh: A. Rusdiana
Dalam era digital yang semakin maju, teknologi telah mengubah hampir setiap aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Di Indonesia, generasi muda, terutama Gen Z, menghadapi tantangan besar untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era 5.0.Â
Transformasi ini menuntut pendidikan untuk berfungsi lebih dari sekadar mengajarkan materi, pendidik juga harus menjadi fasilitator digital yang membantu siswa mengembangkan keterampilan abad ke-21.Â
Teori pembelajaran konstruktivis menekankan pentingnya pengalaman aktif dalam proses belajar. Dalam konteks ini, teknologi menjadi sarana vital untuk mendorong siswa belajar secara mandiri dan kritis. Namun, kesenjangan antara pemanfaatan teknologi dan kesiapan pendidik menjadi masalah nyata.
 Banyak guru yang belum sepenuhnya memahami peran mereka dalam mendukung transformasi ini. Artikel ini bertujuan untuk menggali tiga langkah operasional bagi guru sebagai fasilitator digital untuk membangun talenta muda yang siap bersaing di era 5.0. Berikut ini adalah eksplorasi lebih lanjut mengenai Peran Guru sebagai Fasilitator Digital: Strategi Membangun Talenta Muda untuk Era 5.0:Â
Pertama: Memberikan Pelatihan Literasi Digital; Langkah pertama adalah membekali siswa dengan literasi digital yang memadai.Â
Literasi digital mencakup pemahaman tentang cara menggunakan teknologi secara etis, aman, dan produktif. Guru dapat: 1) Menyelenggarakan pelatihan praktis: Misalnya, mengajarkan cara mengenali informasi palsu, melindungi privasi digital, dan menjaga etika dalam interaksi daring; 2) Mengintegrasikan literasi digital dalam kurikulum: Materi tentang keamanan siber atau penggunaan alat kolaborasi seperti Google Workspace dapat dimasukkan dalam pelajaran reguler.Â
Dengan literasi digital yang kuat, Gen Z dapat lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan global.
Kedua: Membimbing Penggunaan Sumber Belajar Daring; Guru berperan penting dalam membantu siswa memanfaatkan sumber belajar daring secara efektif.Â