Sebagai organisasi Islam terbesar pertama di Indonesia, langkah-langkah strategis apa yang harus dilakukan Muhammadiyah agar mampu merawat sejarah dan menjaga peradaban?
Kumpulkan atau selamatkan sumber-sumber sejarah, bersikaplah ulet dalam mengumpulkan data-data, rajinlah melakukan wawancara, dan kemudian tulislah dan terbitkan dalam bentuk cetakan dan digital.
Menurut Anda, apakah Museum Muhammadiyah sekarang sudah memadai disebut etalase legacy Muhammadiyah?
Jangan berpikir bahwa apa yang ada sekarang sudah mencukupi. Masih banyak sekali yang harus digali untuk membuat etalase Muhammadiyah yang representatif.
Muhammadiyah adalah organisasi yang memiliki sejarah panjang. Museum Muhammadiyah sekarang tentu merupakan capaian yang sangat berarti, tetapi proyek yang sama perlu dikembangkan paling tidak di setiap provinsi.
Apa yang harus dilakukan tim Museum Muhammadiyah untuk memerbaikinya?
Saya lebih suka menyebut Tim Museum itu adalah pemikir dan pekerja dalam kesunyian. Yang memerlukan ketekunan dan kesabaran luar biasa. Memerlukan napas panjang dalam bekerja.
Tim seharusnya bukan berhenti dalam membangun satu museum, tetapi menfasilitasi dan mendampingi lahirnya museum-museum Muhammadiyah lokal. Peran para pejuang Muhammadiyah di tingkat lokal dalam bedakwah lewat Persyarikatan Muhammadiyah juga penting ditampilkan. (agus wahyudi)
Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H