Indonesia Sadar Sehat merupakan suatu gagasan yang terpikirkan oleh saya ketika mendirikan perkumpulan yang bernama Health Education and Promotion (HEP) Program atau yang sekarang lebih sering kami sebut dengan HEP Indonesia.
Pendirian perkumpulan ini sebenarnya telah ada di tahun 2016 dengan program sederhana seperti pemberdayaan Posyandu Lansia dan pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan anak usia di bawah 13 tahun.
Pendirian perkumpulan ini telah ditegaskan pada tahun 2017, atas keluarnya Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor (Menkumham) AHU-0014610.AH.01.07 pada tahun 2017.Â
Definisi sehat adalah keadaan fisik, mental dan sosial yang lengkap dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan.1 Pelayanan kesehatan adalah upaya yang diselenggarakan sendiri/secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah, dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok, atau masyarakat.2
Konsep Indonesia Sadar Sehat sendiri terpikirkan akan pentingnya upaya kesehatan semesta dalam membangun kesehatan masyarakat Indonesia. Pembangunan kesehatan dimulai dan dirasakan oleh diri sendiri. Seseorang yang memiliki kesadaran akan sehat yang lebih baik, cenderung akan menjauhi apa yang tidak baik menurutnya dan akan melakukan sesuatu yang baik bagi kesehatannya. Hal tersebut secara sederhana dapat kita anggap sebagai perilaku kesehatan.
Sayangnya, perilaku kesehatan sangat berkaitan erat dengan pendidikan atau pengetahuan di bidang kesehatan. Pengetahuan adalah apa yang diketahui oleh seseorang tentang sesuatu hal yang didapat secara formal maupun informal.
Menurut teori Green menjelaskan bahwa pengetahuan merupakan faktor awal dari suatu perilaku yang diharapkan dan pada umumnya berkorelasi positif dengan perilaku. Pengetahuan akan berpengaruh kepada perilaku sebagai hasil jangka menengah (intermediate impact) dari pendidikan kesehatan.
Selanjutnya perilaku kesehatan akan berpengaruh pada meningkatnya indikator kesehatan masyarakat sebagai keluaran (outcame) pendidikan kesehatan.2Â
     Pengetahuan terdiri dari 6 (enam) tingkatan, yaitu:2
     a. Tahu (know)
Tahu diartikan sebagai mengingat sesuatu materi yang telah dipelajari sebelumnya, termasuk ke dalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat kembali (recall) terhadap suatu yang spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang telah diterima.