Mohon tunggu...
Agus Subali
Agus Subali Mohon Tunggu... Penikmat keheningan.

Belajar Untuk Kebaikan.

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Mendidik Anak Mencintai Alam, sebagai Tameng Pemanasan Global

2 Maret 2021   16:04 Diperbarui: 21 November 2022   15:00 287
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi Pribadi.

Selain itu anak harus diajari tentang tanggungjawabnya dirantai ekosistem. Misalnya setiap makan buah berbiji, bijinya jangan dibuang tapi harus ditanam. Alasannya, secara alamiah daging buah yang dimakan manusia sejatinya adalah nutrisi yang dibutuhkan biji untuk tumbuh. 

Sebagai tanggung jawab ekosistem karena memakan buah yang mengandung biji, orang tua dan juga anak harus menyimpannya untuk ditanam di lahan yang ada. Kalaupun tidak punya lahan kita bisa membuat pembibitan dengan polibag. 

Kalaupun tidak memungkinkan juga maka, taruhlah benih-benih itu di tanah yang memungkinkan biji tersebut tumbuh. Mungkin saja kalau dibayangkan gaya hidup semacam ini sangat merepotkan dan sangat mengganggu. Namun, harus diyakini juga, tindakan ini adalah bentuk pertanggung jawaban manusia hidup di ekositem Bumi. Saling berbagi juga saling memahami antar makhluk hidup.

Sampai saat ini ilmuwan belum menemukan secara pasti planet sebaik Bumi yang mampu menyokong kehidupan manusia. Maka tak ada cara lain untuk merawat Bumi ini selain mengubah gaya hidup manusia untuk selaras dengan alam. Merawat alam adalah tanggung jawab manusia karena manusia bukan pemilik alam, manusia hanya bagian dari alam. Prinsip hidup itu yang harus dipahami anak sebagai pewaris kehidupan spesies manusia pada masa depan.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun