Mohon tunggu...
Agung Christanto
Agung Christanto Mohon Tunggu... Guru - Pendidik untuk asa tunas muda dunia
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Berjuang dalam tulisan dengan hati nurani dan menginspirasi Bagi sesama...serta mengetuk relung-relung hati sesama.. 🙏

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sarang Kosong

17 Mei 2020   19:36 Diperbarui: 17 Mei 2020   19:41 55
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sarang kosong dicari pemiliknya.. 

Emprit nya mencari.. Anaknya.. 

Tuk berlindung tanda akan hujan badai.. 

Hujan deras.. Sarang kosong yang basah.. 

Tanda isinya kotoran yang kering.. 

Basah berlumuran air... 

Air yang mulai merembes pada sarang rumput kering.. 

Rumput kering yang tak tak berbau... 

Jatuh dari atas pohon depan rumah.. 

Saatnya berlindung hujan deras.. 

Menhujam bumi yang kering.. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun