Pendidikan di Indonesia tidak hanya tentang materi untuk mendapatkan ijazah , tetapi ketrampilan dan keahlian yang dapat dipraktekkan yang mana pendidikan tersebut dapat dilakukan dilapangan baik didalam kelas maupun diluar kelas. Jikalau keterampilan kurang hanya mengandalkan materi akan menyebabkan  kurangnya sumber daya manusia.
Kurangnya sumber daya manusia menyebabkan pemerintah melakukan hal yang diatas .Dengan demikian, sumber daya manusia di Indonesia dapat memiliki nilai lebih dan berhasil menghadapi era globalisasi yang mana yaitu dalam bidang perdagangan bebas pada masa ini.
Kesuksesan dalam menghadapi era globalisasi harus diiringi dengan nilai tambah. Oleh karena itu , Indonesia harus mempunyai nilai lebih dalam hal SDM ini.
Jika SDM Indonesia tidak menguasai program yang dibutuhkan dunia saat ini , maka akan tertinggal jauh dari peradapan dunia .
Hal ini tidak hanya berlaku di Indonesia saja namun juga berlaku diluar negeri juga, seperti saat pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) keluar negeri.
Dimana hal ini dapat menyebabkan pembangunan SDM disuatu negara sendiri menjadi  sukses diterapkan .
Oleh karena itu, pemerintah harus jeli dalam mengatasi peluang yang ingin diharapkan dalam mencapai pembangunan SDM. Agar peluang tersebut bermanfaat dan  tidak menjadi  sia-sia.
Jikalau pengiriman tenaga kerja yang hanya dilakukan seperti biasa maka hasilnya akan tetap seperti yang sebelumnya . Namun jika pengiriman tenaga kerja  tersebut  bisa mendapatkan pengalaman disana maka kemukunan besar jika kembali ke tanah air mereka dapat menerapkan pengalaman tersebut ke bangsa sendiri dan menyebabkan sumber daya meningkat .
Sehingga bangsa Indonesia dapat bersaing dalam era globalisasi terutama dalam bidang perdagangan bebas yang saat ini disebut dengan era 4.0 .
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI