Mohon tunggu...
Agung Christanto
Agung Christanto Mohon Tunggu... Guru - guru SMA
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Dari Nol Menuju Puncak, Berbagi Inspirasi dengan Keteguhan Hati

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kuatkan Hatiku untuk Menunggumu

26 Januari 2024   01:14 Diperbarui: 26 Januari 2024   01:16 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kuatkan Hatiku untuk Menunggumu

Hati ini rindu,Menantimu dengan sabar,Meski jarak memisahkan kita.

Dalam redup malam, aku menunggumu,
Menjalin doa-doa di setiap hembusan angin.
Kuatkan hatiku, oh semangat yang membara,
Menanti cahaya fajar di ujung kegelapan.

Bunga-bunga harapan mekar di taman hati,
Meski waktu berjalan lambat, ku tetap menanti.
Kuatkan hatiku, oh kekuatan yang dalam,
Menghadapi kisah yang belum sampai akhir.

Langit biru menjadi saksi bisu,
Menyaksikan penantian yang kian panjang.
Kuatkan hatiku, oh keberanian yang mengalir,
Menjaga api cinta di dalam dada yang tak kenal lelah.

Setiap detik menit, berdendang dalam sabar,
Menanti senyumanmu yang menjadi pelipur.
Kuatkan hatiku, oh kepercayaan yang kokoh,
Berharap bahwa akhirnya kita akan bersatu.

Dalam menunggu, hatiku semakin kuat,
Mengukir keberanian di dalam kesabaran.
Kuatkan hatiku, oh semoga waktu segera tiba,
Ketika kita akhirnya bersama dalam kebahagiaan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun