Wasit pertandingan sepakbola kadangkala di isi oleh para lelaki dan di era sekarang wasit perempuan juga kian sering karena kesempatan yang diberikan kepada perempuan pada masa ini lebih banyak. Wasit memang memberikan peran penting kepada sebuah pertandingan karena wasit sebagai pengadil.
Seorang wasit memiliki tugas sangat berat karena harus menjadi pengadil dan memberi keadilan kepada tim dan para pemain yang bertanding. Hal ini kadang membuat jika salah atau keputusan wasit merugikan kepada satu tim maka tak jarang wasit menjadi bulan-bulan pemain dan official tim.
Bicara wasit maka ada seorang wasit muslim dan uniknya dia adalah seorang muslimah. Wasit ini bernama Chahida Chekkafi keturunan Maroko namun lahir di Italia. Dia adalah muslimah pertama yang menjadi seorang wsit dan muslimah pertama juga yang menjadi wasit dengan menggunakan penutup kepala seperti gadis muslimah lainnya.
Dia berhasil membuktikan kepada publik Italia meskipun dia seorang perempuan muslimah tapi bukan berarti dia terbatasi dengan penutup kepada yang dia kenakan. Dia berhasil membuktikan kepada masyarakat eropa yang kadang sampai sekarang merasa dengan menggunakan penutup kepada seperti kaum muslimah pakai akan sangat membatasi peran perempuan. Chahida Chekkafi mematahkan anggapan itu bahkan komite wasit Italia mengatakan Chahida orang yang pemalu tapi berbakat dan ulet.
Ini menunjukkan bahwa anggapan masyarakat dengan menggunakan jilbab atau penutup aurat akan membatasi gerak kaum muslimah padahal jilbab sebagai pelindung kaum perempuan dari pandangan yang akan merusak mata dan hati orang lain serta dirinya sendiri.
Sumber Foto : Vemale.com
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H