Libur lebaran yang lalu saya mengajak anak-istri berserta keponakan untuk berlibur sambil berpetualang dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.
Liburan sambil berpetualang kali ini diawali dengan menaiki perahu sewaan dari dermaga pertama di Desa Salenrang menuju dermaga di Kampung Berua.Â
Selama perjalanan menyusuri sungai sejauh empat kilometer, kita bisa merasakan sensasi berpetualang di sungai melewati gugusan perbukitan karst, pohon mangrove dan nipah.
Setibanya di dermaga Kampung Berua, kami disambut oleh pemandangan persawahan yang dikelilingi oleh perbukitan karst.
Kawasan ekowisata ini berada di Dusun Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.
Rammang-rammang ini adalah bagian dari gugusan pegunungan karst Maros-Pangkep yang merupakan pegunungan karst terbesar kedua di dunia setelah pegunungan karst di Cina bagian selatan.
Kawasan ini juga telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia yang dilindungi.
Untuk mengunjungi kawasan ini tidaklah sulit. Lokasinya tidak begitu jauh dari Kota Makassar, hanya berjarak sekitar 42 kilometer di sebelah utara Kota Makassar, bahkan bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar setengah jam saja dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang juga berada di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H