KSM (Kandidat Sarjana Mengabdi) Tematik Unisma kelompok 26 yang sedang melaksanakan pengabdian di kelurahan penanggungan, kecamatan Klojen Kota Malang dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengabdian kepada masyarakat ditengah masa pandemi COVID-19. Karena, pada masa pandemi ini banyak orang diharuskan untuk tetap tinggal di rumah guna memutus rantai penularan virus COVID-19.
Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, pemerintah dengan sigap menangani kasus ini dengan membuat protokol kesehatan diantaranya dengan cara menetapkan prilaku 3 M yaitu Memakai maker dengan benar, Mencuci tangan dengan 7 langkah, dan Menjaga jarak atau social distancing.Â
Selain itu, Pemerintah juga menerapkan kebijakan-kebijakan lainya dalam rangka memutus mata rantai persebaran virus covid-19, diantaranya adalah dalam bidang pendidikan yakni dengan mewajibkan sekolah untuk melakukan pembelajaran secara daring.Â
Peserta didik setiap harinya belajar dari rumah menggunakan buku pelajaran dan peralatan seperti smart phone dan televisi. Peserta didik membiasakan diri belajar materi secara mandiri dengan didampingi orangtua.Â
Namun mereka justru mengalami kesulitan belajar karena siswa hanya diberikan link terkait materi pembelajaran dan hanya berupa tugas tanpa disertai penjelasan secara utuh dan menyeluruh. Terlebih siswa tidak bisa bertanya secara langsung terhadap materi pembelajaran yang belum difahami.Â
Apalagi siswa dengan keterbatasan ekonomi yang seringkali tidak memiliki kuota internet untuk megakses link tersebut untuk mempelajari materi pembelajaran yang diberikan oleh gurunya, membuat murid kuwalahan.
Ksm Tematik Unisma yang sedang melaksanakan pengabdian di kelurahan penanggungan, kecamatan Klojen Kota Malang menyelenggaraan pendampingan belajar setiap hari Senin hingga Jum'at Kegiatan tersebut diselenggarakan di balai rw yang diikuti siswa SD dan SMP. Tidak hanya pendampingan belajar daring namun juga diadakan kegiatan mengaji setiap Jum'at sore.
Adanya pendampingan belajar oleh mahasiswa KSM Tematik Unisma dapat membantu para peserta didik memahami materi pembelajaran. Peserta didik mengikuti pendampingan belajar dengan sangat antusias sehingga diharapkan motivasi belajar mereka akan meningkat dan dapat meraih prestasi.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H