Sebelum saya memasuki Kolese Kanisius, saya adalah seorang pelajar yang menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan akademis saya. Saya tidak dapat mengatur waktu dengan baik, kurang rajin, dan cenderung pasif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Kebiasaan saya sering kali menunda-nunda tugas membuat saya merasa terjebak dalam rutinitas yang monoton. Saya tidak merasa termotivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan di luar kelas dan sering merasa cemas akan masa depan saya. Rasa khawatir tersebut muncul karena saya menyadari bahwa saya tidak memanfaatkan potensi diri secara maksimal.
Namun, semuanya mulai berubah ketika saya memasuki Kolese Kanisius. Lingkungan yang penuh semangat dan tantangan di sekolah ini memberikan dorongan yang saya butuhkan untuk memperbaiki diri. Salah satu perubahan terbesar yang saya alami adalah dalam cara saya mengatur waktu. Di Kolese Kanisius, saya dihadapkan pada berbagai tanggung jawab, baik di bidang akademis maupun ekstrakurikuler. Dengan jadwal yang ketat, saya merasa perlu untuk menyusun prioritas agar bisa menjalani semuanya dengan baik.
Awalnya, mengatur waktu adalah sebuah tantangan. Saya harus belajar disiplin dan berkomitmen untuk mengikuti rencana yang telah saya buat. Saya mulai menggunakan buku catatan untuk mencatat tugas dan kegiatan harian, serta membuat rencana mingguan. Dengan cara ini, saya bisa lebih mudah melihat apa yang perlu dikerjakan dan kapan batas waktunya. Seiring waktu, saya mulai merasakan manfaat dari pengelolaan waktu yang lebih baik. Saya bisa menyelesaikan tugas tepat waktu, memiliki waktu luang untuk belajar, dan bahkan menikmati hobi-hobi saya, seperti membaca dan bermain olahraga.
Perubahan lainnya yang sangat berarti adalah sikap saya terhadap belajar. Dulu, saya kurang rajin dan sering merasa malas untuk mengerjakan tugas. Namun, di Kolese Kanisius, saya dikelilingi oleh teman-teman dan guru-guru yang inspiratif. Mereka mendorong saya untuk lebih serius dalam belajar dan memahami pentingnya pendidikan. Saya mulai menyadari bahwa usaha yang konsisten akan membuahkan hasil. Semangat baru ini membuat saya lebih aktif dalam mengerjakan tugas dan berusaha memahami materi secara mendalam. Saya mulai menikmati proses belajar dan merasa bangga dengan kemajuan yang saya buat.
Selain perubahan dalam aspek akademis, keterlibatan saya dalam kegiatan ekstrakurikuler juga mengalami peningkatan yang signifikan. Sebelumnya, saya cenderung menghindari aktivitas di luar kelas karena merasa kurang percaya diri. Namun, Kolese Kanisius menawarkan berbagai kesempatan untuk berkontribusi dalam organisasi siswa dan kegiatan sosial. Saya mulai aktif dalam berbagai klub, seperti klub debat dan kegiatan sosial, yang membantu saya mengembangkan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Melalui pengalaman ini, saya belajar untuk bekerja sama dalam tim, berbagi ide, dan menghargai sudut pandang orang lain.
Dengan keterlibatan yang lebih aktif, saya merasa lebih terhubung dengan teman-teman dan komunitas sekolah. Saya mulai memiliki teman-teman baru yang memiliki minat yang sama, dan ini memberikan saya rasa kebersamaan yang sebelumnya tidak saya rasakan. Keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler juga membantu saya mengembangkan rasa tanggung jawab. Saya menyadari bahwa setiap kontribusi, sekecil apapun, memiliki dampak yang signifikan bagi orang lain.
Secara keseluruhan, masa belajar di Kolese Kanisius telah menjadi titik balik dalam hidup saya. Saya yang dulu tidak mampu mengatur waktu, tidak rajin, dan pasif, kini telah berubah menjadi individu yang lebih terorganisir, disiplin, dan aktif. Saya belajar untuk menghargai waktu dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang. Perubahan ini tidak hanya berdampak pada prestasi akademis saya, tetapi juga pada kepercayaan diri dan pandangan hidup saya ke depan.
Dengan bekal yang saya dapatkan di Kolese Kanisius, saya merasa lebih siap menghadapi tantangan-tantangan yang akan datang. Saya kini lebih berani mengambil risiko, tidak takut untuk mencoba hal-hal baru, dan lebih optimis tentang masa depan saya. Saya menyadari bahwa perubahan memerlukan waktu dan usaha, tetapi dengan ketekunan dan semangat, saya yakin bisa mencapai tujuan yang lebih tinggi. Saya berkomitmen untuk terus berusaha menjadi versi terbaik dari diri saya, dan saya sangat berterima kasih kepada Kolese Kanisius yang telah memberikan saya kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI