Biarpun jam pelajaran telah usai, sejumlah siswa berpakaian putih abu-abu justru terlihat datang mengunjungi SMA Negeri 1 Kota Bekasi sekitar pukul empat sore. Mereka adalah peserta yang akan mengikuti SBMPTN besok di sekolah tersebut. Maksud kedatangan mereka jelas. Mereka menyambangi sekolah tersebut untuk menyurvei ruang ujian.
Semua itu tentunya persiapan yang "umumnya" dilakukan peserta tes SBMPTN. Pasalnya, kalau enggan melakukan survei lokasi terlebih dulu, peserta berisiko bingung mencari ruang ujian pada hari pelaksanaan. Sebab, tersedia banyak kelas yang dijadikan tempat ujian.
Makanya, survei harus dilakukan untuk mengetahui posisi kelas yang dimaksud. Jangan sampai peserta wara-wiri mencari ruang kelas tempat ia mengerjakan soal pada hari ujian, sehingga waktu yang tersedia terbuang sia-sia.
Namun demikian, sewaktu iseng melihat-lihat ruang ujian di SMAN 1 Kota Bekasi, saya hanya menemukan kertas yang berisi daftar nomor peserta ujian di kaca jendela. Sepertinya, keterangan peserta ujian belum ditempel di masing-masing meja. Walaupun begitu, setidaknya, peserta sudah mengetahui posisi ruang ujian yang akan dituju pada esok hari.
Biarpun bentuk soalnya masih sama, yaitu pilihan ganda, waktu pengerjaannya berbeda. Sebab, kini ujian dilaksanakan satu hari saja, yang terbagi atas dua sesi. Berbeda dengan zaman saya, yang waktu ujiannya terdiri atas dua hari. Makanya, peserta ujian sekarang lebih "padat" jadwal, dan tentunya lebih stres menghadapi tes.
Namun demikian, pada tahun ini, sistem penilaiannya diubah. Pada tahun lalu, sistem penilaian ialah sebagai berikut. Jawaban benar akan mendapat poin 4, salah minus 1, dan tidak menjawab, tidak ada pengurangan nilai.
Sementara itu, pada tahun ini, penilaian yang berlaku adalah "sistem kasta soal". Semakin tinggi nomor yang dikerjakan, semakin sulit soal yang ditampilkan, dan semakin besar pula poin yang didapat kalau berhasil menjawab dengan benar.
Selain menyurvei lokasi ujian, peserta juga perlu melakukan sejumlah persiapan. Berikut ini saya membagi sedikit tips dalam mengerjakan ujian SBMPTN. Biarpun tersisa semalam saja untuk belajar, mudah-mudahan saja, tips ini bermanfaat bagi peserta.
Pertama, peserta harus mengenali pola soal. Kalau mencermati soal-soal yang ada, kita akan menemukan satu pola yang diulang dari tahun ke tahun. Makanya, kepada siswa saya, saya menganjurkan agar mereka mencermati soal-soal lima tahun sebelumnya.