Kelurahan Ngadirejo, Kabupaten Sukoharjo (31/7/2023) - Tradisi Nyinom, atau yang juga dikenal dengan sebutan Sinoman, terus dijaga dan dilestarikan di Kampung Kopen. Kegiatan ini menjadi bagian dalam rangkaian acara hajatan ngunduh mantu anak dari Ketua RW 07 Kopen. Para pemuda Kampung Kopen bekerja sama dengan Mahasiswa KKN-T UNDIP dalam upaya mempertahankan Tradisi Nyinom sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Sinoman atau Nyinom berasal dari kata dasar "Sinom" atau "enom" atau muda dalam bahasa Indonesia. Tradisi ini merupakan warisan budaya gotong royong dari Jawa dan telah berakar sejak abad ke-14. Nyinom biasanya diadakan pada acara hajatan, perayaan hari besar, upacara keagamaan, dan bahkan upacara kematian.
Nyinom melibatkan partisipasi kaum muda dalam melayani tuan rumah yang menyelenggarakan acara. Salah satu tugas utama mereka adalah menyajikan hidangan untuk para tamu yang hadir. Para pemuda, yang dikenal sebagai sinoman, memiliki tanggung jawab seperti mengantarkan hidangan, menyiapkan meja dan kursi, serta membersihkan sisa-sisa makanan. Sementara itu, para pemudi sinoman juga turut serta membantu dalam mengantarkan hidangan dan berperan dalam proses penyajian kepada para tamu. Proses penyajian makanan tersebut memiliki tata cara tersendiri, dengan hidangan disajikan secara bergiliran, dimulai dari teh hangat dan snack atau jajan, hingga menu sop, makanan berat, dan terakhir, es buah.Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI