Mohon tunggu...
M Adam Sudaryanto
M Adam Sudaryanto Mohon Tunggu... -

CEO of DAMSCORP | 1997's Entrepreuner | Prasetiya Mulya Business School

Selanjutnya

Tutup

Money

Pendidikan Kewirausahaan Kunci Bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

17 November 2015   07:20 Diperbarui: 17 November 2015   08:00 1028
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Walaupun banyak sekali manfaat dari pendidikan kewirausahaan, tapi ada beberapa pandangan yang beranggapan bahwa kewirausahaan tidak dapat dipelajari langsung seperti pelajaran lainnya. Pandangan negatif ini menyatakan kewirausahaan tidak perlu adanya teori dan pembelajaran melainkan sebuah pengalaman langsung. Pandangan tersebut tentu tidak benar karena pendidikan kewirausahaan sendiri disusun berdasarkan hasil pengalaman sebelumnya agar generasi sekarang tidak melakukan kesalahan yang sama. Langsung terjun ke dunia wirausaha tanpa bekal pendidikan tentu bisa saja dijalani, tapi akan ada banyak kegagalan dan membutuhkan waktu yang lama.

MEA yang sebentar lagi berlaku tentu tidak memberi banyak waktu untuk bersantai, perlu kerja keras bagi Indonesia untuk mempersiapkan hal tersebut. Walaupun negara lain sudah mulai terlebih dahulu membangun bidang kewirausahaan, Indonesia tetap dapat bersaing dengan menggencarkan kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan akan membantu seseorang dalam mengatasi permasalahan yang ada dan diharapkan lebih cepat untuk mencapai keberhasilan tanpa mengulangi kesalahan yang ada.

Pendidikan kewirausahaan juga dapat digabungkan dengan ilmu yang lain dan hal tersebut merupakan sebuah nilai tambah. Kedepannya penerapan ilmu kewirausahaan akan menciptakan masyarakat yang kreatif, mandiri, dan kompetitif. MEA yang sebelumnya terlihat sebagai ancaman, tapi dengan adanya bekal pendidikan kewirausahaan maka MEA akan berubah menjadi sebuah kesempatan untuk lebih maju. 

MEA adalah sebuah tantangan besar dan peluang yang harus dihadapi oleh Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa Indonesia perlu mendorong jumlah wirausahawan di Indonesia dengan menerapkan pendidikan kewirausahaan dalam berbagai tingkat pendidikan. Untuk menghadapi MEA yang dalam waktu singkat akan diberlakukan, Indonesia perlu fokus menerapkan pendidikan kewirausahaan dalam jenjang perkuliahan. Perguruan tinggi juga diharapkan menciptakan generasi muda yang berkompeten dan dapat bersaing secara global baik melalui teori dan praktek kewirausahaan. Generasi muda tidak pantas lagi melihat MEA sebagai ancaman melainkan sebuah peluang emas yang harus diraih. Jadi, penerapan pendidikan kewirausahaan adalah kunci bagi Indonesia memenangkan persaingan MEA. (Muhammad Adam Sudaryanto)

 

Daftar Pustaka

Aseanup. “ASEAN infographics: population, market, economy”. 15 Maret 2015. aseanup. com/asean-infographics-population-market-economy.

Bank Dunia. http:// data. worldbank. org/ diakses pada tanggal 23 Oktober 2015.

Detik. “JK: Masyarakat Ekonomi ASEAN Berlaku 31 Desember 2015”. 30 Januari 2015. http:// finance. detik. com/read/2015/01/30/201930/2819778/4/jk-masyarakat-ekonomi-asean-berlaku-31-desember-2015.

Indopos. “Tingkat Pengangguran Sarjana di Indonesia Terus Naik”. 8 Juni 2015. http:// www. indopos. co. id/2015/06/tingkat-pengangguran-sarjana-di-indonesia-terus-naik.html.

Kementerian Koperasi dan UKM. “ Wirausaha Maju, Negara Sejahtera”. 20 Maret 2015. http:// www. depkop .go. id/index.php?option=com_content&view=article&id=1521:wirausaha-maju-negara-sejahtera&catid=54:bind-berita-kementerian&Itemid=98.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun