Satu ramadhan pecah
antara beton jalan dan
martil raksasa di tangannya
Ramadhan meleleh di
pipi
punggung
lengan
legam menghitam di
terik siang
Malam-malam Ramadhan
menelusup nyeri di
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!