5. Siapkan obat
   Geliga sebagai pereda nyeri otot tersedia dalam bentuk krim berwarna putih dengan kemasan desain produk yang elegan dan modern. Kandungan menthol 160 mg dan methyl salicylate 140 mg memberikan efek panas yang lebih terasa nyaman. Rasa sakit dan nyeri punggung, pundak, atau keseleo, dan memar pada persendian, bahkan masalah otot lain bisa teratasi dengan menggunakan produk ini.Â
Cara pemakaian pun cukup mudah, coba oleskan terlebih dahulu pada area kecil yang nyeri, lalu pijat secara perlahan pada daerah yang membutuhkan sampai krim terserap oleh kulit. Ulangi hal tersebut 3 sampai 4 kali sehari secukupnya. Tekstur Geliga Krim yang lembut membuat krim ini tidak lengket saat digunakan dan tidak berbekas pada pakaian.
   Bagi anak-anak di bawah 12 tahun atau Kompasianer yang memiliki alergi obat luar tertentu, harap konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum penggunaan. Hindari juga pemakaian di bawah lubang hidung, pada luka, atau kulit yang rusak. Jika pegal yang Kompasianer alami terasa berat, kembali istirahatkan sejenak otot-otot atau Kompasianer juga bisa lakukan kompres pada bagian yang masih sakit dengan air hangat.
   Ukuran praktis 30 gram dan 60 gram dari Geliga Krim membuat aku tidak ragu memilih produk ini untuk dibawa kemana saja. Geliga Krim mampu menemani perjalanan jauh maupun aktivitas sehari-hari yang aku lalui. Baik ketika aku berada di lapangan untuk mengambil momen maupun duduk terlalu lama di depan komputer untuk mengedit foto. Berkat Geliga Krim yang cepat meresap, aku terbebas dari rasa nyeri dan pegal. Semoga tips di atas dapat membantu dan membuat perjalanan hidup Kompasianer lebih menyenangkan dan bebas pegal.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H