Strategi Dakwah
Perbedaan strategi dakwah antara NU dan Muhammadiyah juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perbedaan antara kedua organisasi ini.
Muhammadiyah lebih menekankan pada dakwah bil hikmah, yaitu dakwah dengan cara yang bijaksana dan penuh hikmah. Muhammadiyah menggunakan berbagai media untuk menyebarkan ajaran Islam, termasuk media pendidikan, sosial, dan politik.
Sedangkan NU lebih menekankan pada dakwah bil hikmah dan bil mauidzah hasanah, yaitu dakwah dengan cara yang bijaksana dan penuh hikmah, serta dengan cara memberikan nasehat yang baik. NU menggunakan jalur pendidikan dan sosial untuk menyebarkan ajaran Islam.
Proses Sejarah Berdirinya Muhammadiyah dan NU
Muhammadiyah didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H atau 18 November 1912 di Yogyakarta. Muhammadiyah didirikan dengan tujuan untuk memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat Islam.
NU didirikan oleh KH. Hasyim Asy'ari bersama dengan sejumlah ulama lainnya pada tanggal 31 Januari 1926 di Surabaya. NU didirikan dengan tujuan untuk menjaga dan melestarikan ajaran Islam Nusantara.
Pada awalnya, Muhammadiyah dan NU memiliki hubungan yang baik. Namun, seiring berjalannya waktu, kedua organisasi ini mulai mengalami perbedaan. Perbedaan ini semakin terlihat pada saat perumusan ikrar bersama antara Muhammadiyah dan NU pada tahun 1939.
Dalam ikrar bersama tersebut, Muhammadiyah dan NU sepakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam. Namun, terdapat perbedaan pendapat dalam hal pemurnian Islam. Muhammadiyah tetap berpegang pada pendiriannya untuk memurnikan Islam, sedangkan NU tetap berpegang pada pendiriannya untuk mempertahankan tradisi.
Perbedaan pendapat ini semakin dipertajam oleh perbedaan pandangan terhadap penjajahan Belanda. Muhammadiyah menganggap bahwa penjajahan Belanda harus dilawan, sedangkan NU menganggap bahwa penjajahan Belanda harus dihadapi dengan cara yang bijaksana.
Perbedaan-perbedaan tersebut menyebabkan Muhammadiyah dan NU menjadi dua organisasi yang berbeda. Meskipun demikian, kedua organisasi ini tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memajukan umat Islam.