Mohon tunggu...
Ach Syifa Qolby
Ach Syifa Qolby Mohon Tunggu... Mahasiswa - Umur 20 tahun dan masih kuliah

Hanya ingin bermanfaat melalui tulisan kepada khalayak umum.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Antara Equity dan Inklusi dari IWD, Mana yang Harus Didahulukan?

21 Maret 2024   04:26 Diperbarui: 21 Maret 2024   04:39 82
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Intenational Women's Day (IWD) merupakan salah satu momen penting dalam kalender global. Setiap tahun, tepatnya tanggal 8 Maret, Hari Perempuan Sedunia itu dihelat. Hari tersebut menjadi sebuah perayaan dan pengingat untuk masyarakat global terhadap proses panjang perjuangan perempuan dalam membela hak dan derajat mereka.

Setiap tahunnya pula, IWD memiliki misi-misi tertentu yang ingin mereka canangkan. Tentunya, tema-tema tersebut tetap relevan dengan tujuan awal terbentuknya kampanye akbar tersebut. Melalui tema yang diangkat dan selalu berbeda setiap tahunnya, IWD berharap pesan-pesan yang mereka suarakan dapat membantu mengangkat derajat dan peranan wanita di masyarakat internasional nantinya.

Tema IWD 2023; #EmbraceEquity

Tahun 2023, IWD menyongsong tema yang cukup menarik, #EmbraceEquity atau #RangkulKesetaraan. Bagi khalayak umum mungkin lebih familiar dengan Equality (Ekualitas) daripada Equity (Ekuitas). Meskipun memiliki makna yang sama, yakni "Kesetaraan", namun keduanya mempunyai konsep yang berbeda jika ditafsiri secara lebih mendalam.

Sederhananya, Equality mengatakan bahwa setiap orang memiliki sumber daya dan kesempatan yang sama. Sedangkan Equity meyakini bahwa setiap orang memiliki tugas dan kondisi yang berbeda sehingga mereka mempunyai sumber daya dan kesempatan sesuai porsinya masing-masing.

Dari sini, Tema IWD 2023 mengajak masyarakat dunia memahami betul Equity daripada Equality dalam menyongsong derajat dan peranan perempuan. Karena berdasarkan kondisi dan pengalaman yang berbeda, laki-laki dan perempuan tidak dapatserta merta disama-ratakan (Ekualitas), namun seyogyanya laki-laki dan perempuan harus diberikan pendekatan dan peranan sesuai kelebihan mereka masing-masing (Ekuitas).

Tema IWD 2024; #InspireInclusion

Berbeda dengan Tema IWD sebelumnya, Tema IWD 2024 #InspireInclusion atau #MenginspirasiInklusi lebih berfokus pada kampanye pentingnya inklusi bagi perempuan. Inklusi sendiri adalah kondisi di mana semuanya dapat hidup bersama tidak peduli latar belakang masing-masing, semua orang memiliki kesempatan yang sama dan saling menghargai.

Ketika disandingkan dengan tujuan utama IWD, maka Tema #InspireInclusion seakan mengatakan bahwa perempuan dapat menginspirasi masyarakat dunia untuk membentuk iklim dunia yang lebih inklusif, yang lebih menghargai keberadaan semua orang tanpa pandang bulu, menghormati keberagaman, dan menjunjung tinggi kebersamaan. Sehingga ketika dunia telah bertransformasi menjadi demikian, maka perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata dan dapat hidup berdampingan dengan segala macam keberagaman.

Antara #EmbraceEquity dan #InspireInclusion

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun