Mohon tunggu...
Abu Kemal
Abu Kemal Mohon Tunggu... Pensiunan -

- 33 : 70-71

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Demokrat Menepati Janji, Mengatakan TIDAK Pada Korupsi

27 Januari 2012   02:04 Diperbarui: 25 Juni 2015   20:24 114
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio

Kita tentu masih ingattayangan  iklan Partai Demokrat di layar kaca man jelang PEMILU yang lalu : "katakan TIDAK . . . . . . . pada korupsi", kita pasti juga masih ingat salah satu "bintang" iklan itu  adalah dik Anas Urbaningrum, yang sekarang sudah menjadi ketua besar Partai biru tersebut.

Waktu berjalan, roda kehidupan berputar, beberapa orang elit partai besar itu saat ini sedang gencar digoyang isue korupsi, dengan modus yang membuat kita bergidik melihat kekonyolan, kelicikan, serta persekongkolan mereka. Orang yang penampilan keseharian  terlihat sepertinya  steril uang haram, ternyata mulai mantan tokoh mahasiswa, mantan ratu kecantikan, wanita karir, pemuda alim, dilalap semua oleh isue itu.

Kasus sedang berlangsung, nampaknya bau bangkai makin merebak kemana2.  Dan orang menjadi ingat iklan diatas yang  menjajikan sebuah  yang  partai sangat ideal dan layak dipertimbangkan untuk didukung.

Perhatikan iklan nya :  Partai Demokrat hanya "MENGATAKAN" tidak pada korupsi, dan bukan menjanjikan untuk  tidak "MELAKUKAN" korupsi.

Ternyata ungkapan lama jaman iklan TVRI yang berbunyi TELITI SEBELUM MEMBELI masih layak dipakai uantuk urusan memilih partai politik.


Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun