Timnas Indonesia akhirnya menemukan lawan uji tanding di FIFA Matchday periode Maret 2023. Hal itu terungkap dari hasil konferensi pers pelatih Burundi, Etienne Ndayiragije. Burundi akan menghadapi Indonesia dua kali pada 25 dan 28 Maret 2023.
Profil Burundi
Burundi adalah negara kecil yang terkurung daratan (land locked) di tengah benua Afrika. Sejak 2018, Burundi beribukota di Gitega (dahulu kotaBujumbura). Negara ini berbatasan dengan Rwanda di utara, Tanzania di selatan dan timur serta RD Kongo dan Danau Tanganyika di barat.Â
Burundi tidak memiliki wilayah lautan sehingga Danau Tanganyika menjadi wilayah perairan paling besar dan  penting bagi Burundi.Â
Pendapatan per kapita Burundi pada 2019 hanya sebesar US $ 727 menjadikannya salah satu yang termiskin di dunia. Perekonomian didominasi sektor pertanian . Ekspor komoditas kopi dan teh menyumbang 90% pendapatan devisa.Â
Burundi berdasarkan rilis resmi dari FIFA per 22 Desember 2022 berada di peringkat 141 dengan 1075,27 poin. Di konfederasi sepak bola Afrika (CAF), Burundi berada di peringkat 42 dari 54 negara anggota. Burundi termasuk negara papan bawah di persepakbolaan benua Afrika.Â
Saat ini Burundi diperkuat beberapa pemain yang merumput di kompetisi Benua Eropa. Mereka diantaranya Saido Berahino (AEL Limassol/Siprus), Mohammed Amissi (Uniao de Leiria/Portugal), Ndayishimiye (OGC Nice/Prancis), Nshimirimana (Yeni Malatyaspor/Turkiye), Nsabiyumva (Vasteras SK/Swedia) dan lain-lain.Â
Bagi Indonesia, menghadapi Burundi bisa menjadi ajang untuk menguji permainan level permainan timnas dan sekaligus menaikkan peringkat FIFA. Indonesia yang peringkat FIFA dibawah Burundi mendapatkan kesempatan mendulang poin jika mampu mengalahkan atau minimal menahan imbang.Â
Berapa poin yang bisa didapat?Â