Mohon tunggu...
Ahmad Damanhuri
Ahmad Damanhuri Mohon Tunggu... Administrasi - Iman dan amal harus seiring
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

aktivis sosial kemasyarakatan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Telusuri Sembilan Nagari, Lolita Menari Meriahkan Momen Sumpah Pemuda

10 Oktober 2019   22:19 Diperbarui: 10 Oktober 2019   22:19 12
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lubuk Alung--Lomba Lintas Alam Menelusuri Nagari (Lolita Menari) adalah iven yang digelar oleh generasi muda Lubuk Alung yang tergabung dalam panitia pelaksana gabungan sembilan nagari yang ada di kecamatan tersebut. Lolita Menari bagian dari upaya memeriahkan Sumpah Pemuda yang ke-91 2019.

Kegiatan ini digelar dalam bentuk tiga kategori; putra, putri dan campuran. Satu tim tiga orang, untuk tingkat SMA dan umum se Kabupaten Padang Pariaman. "Ini pertama kita lakukan di Lubuk Alung. 

Rutenya, adalah menelusuri ke sembilan nagari yang ada di Kecamatan Lubuk Alung dengan total jarak kurang lebih 25 kilometer," kata Edi Yanto, Ketua Panitia kegiatan bersama salah seorang pembina, Bagindo Ruswan Tanjung.

Uniknya, kata dia, Lolita Menari memperebutkan piala bergilir Forum Walisongo. Diadakan pada Minggu (27/10) yang akan datang. Dan pemberian hadiah pada saat upacara peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. "Bagi peserta yang akan ikut acara ini disilakan mendaftar di sekretariat panitia di PKBM Iqra' Asam Jawa Lubuk Alung setiap jam kerja," katanya.

Menurut dia, Lolita Menari merupakan bagian dari upaya menggali potensi baru di seluruh nagari yang ada di kecamatan yang terkenal dengan panasnya itu. "Tentunya, hasil dari Lolita Menari ini akan diberikan kepada para walinagari, dimana sudut nagarinya yang patut dikembangkan, atau digenjot pembangunannya," ungkapnya.

poster acara
poster acara
Ruswan Tanjung menambahkan, kegiatan ini amat positif bagi generasi milenial. Dan berharap, seluruh kepala sekolah SMA dan sederajat yang ada di Padang Pariaman untuk dapat berpartisipasi aktif mengirimkan timnya yang akan ikut Lolita Menari tersebut. Dan untuk tingkat umum, kegiatan ini merupakan wahana komunikasi yang efektif dalam bekerjasama antara penggiat-penggiat pencinta alam yang ada di 103 nagari di 17 kecamatan.

Dan sangat diharapkan, peran aktif Frokopincam agar mendorong generasi muda dalam wilayahnya untuk mengikuti iven ini sekaligus melihat sejauhmana tingkat bela negara yang dimiliki oleh generasi muda di Padang Pariaman. Karena tujuan utama dalam kegiatan ini adalah, mempererat rasa persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya harap, panitia pelaksana bekerja secara maksimal dan profesional," sebut Ruswan Tanjung yang telah sukses menggelar Lomba Lintas Alam Rute Perjuangan Pariwisata (Lolint Arjuta) di tahun 1992 tingkat Sumatera.

Sebab, katanya, dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang di seluruh wilayah di Padang Pariaman. "Dengan kegiatan ini, generasi muda Lubuk Alung kembali bangkit dan bergerak maju ke depan, menanamkan rasa cinta dan memiliki terhadap nagarinya sendiri," ungkapnya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun