Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melaksanakan acara Sekolah Pemimpin Perubahan, Wilayah II Jawa Tenga-DIYogyakarta di Ungaran, Jawa Tengah, pada tanggal 13-15 Juli 2024. Acara tersebut diikuti oleh kader Partai Kebangkitan Bangsa di wilayah II. Menariknya acara tersebut dilaksanakan di saat momen penantian Rekomendasi untuk Calon Kepala Daerah di Wilayah II.
Seperti halnya Kabupaten Banyumas, Sampai saat ini masyarakat Banyumas masih menanti siapakah Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkontestasi, dari berbagai partai belum ada yang mengeluarkan rekom untuk pencalonan bakal calon mereka.
PKB Banyumas sendiri saat ini tergabung di Koalisi Banyumas Maju (KBM), yang didalamnya terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PSI. Adanya KBM ini memang membuat ramai demokrasi di Banyumas kali ini. Sehingga PDIP yang memiliki kursi Legistatif terbanyak yaitu 17 kursi mendapat perlawanan.
Namun disaat bersamaan, Mas Dewo sapaan akrab Sadewo Tri bakal calon Bupati dari PDIP, yang sudah ramai di perbincangkan oleh masyarakat umum. Bahkan banyak masyarakat yang berkeyakinan bahwa Mas Dewo akan mendapatkan Rekomendasi dari PDIP. Belia menghadiri Sekolah Pemimpin Perubahan yang di adakan oleh PKB.
Padahal Mas Dewo yang merupakan bagian dari PDIP, dimana PDIP adalah Partai di luar KBM, menjadikan presepsi bahwa Mas Dewo dan PKB adalah Rival.
Adanya kejadian tersebut sehingga saat ini beredar foto Mas Dewo bersama Dzakiri dan Lintarti. Foto tersebut beredar entah sengaja dan terorganisir atau organik, akan tetapi melalui foto tersebut munculah spekulasi dari berbagai kalangan mengenai duet DEWO-LINTARTI. Jika menjadi kenyataan duet tersebut maka sangat tidak etis untuk sikap PKB. Dapat dikatakan PKB tidak memiliki pendirian, padahal beberapa hari kemarin baru saja mendeklarasikan bergabung di Koalisi Banyumas Maju.
Memang, mengenai duet Dewo-Lintarti sudah terdengar dari bulan kemarin walau tidak masif. Namun kenapa PKB tergesa ikut dalam KBM. Jika memang berkeinginan menduetkan kadernya dengan Mas Dewo. Apakah memang siasat politik? Hal ini mengingatkan kembali kita terhadap PKB dikancah Nasional, saat Pilpres 2024. Mau bagaimanapun secara resmi PKB adalah bagian dari KBM, lalu bagaimana kabar KBM? Itulah pertanyaannya. Jika isu yang beredar benar adanya.
Mengenai Lintarti, dia saat ini terpilih menjadi menjadi DPRD Banyumas. Maka pertanyaan selanjutnya. Siapakah yang akan menggantikan dia di DPRD Banyumas?
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H