Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas jalan Tayan-Sosok-Sanggau-Balai Karangan hingga PLBN Entikong di Kalimantan Barat selesai dibangun dengan kondisi mantap. Untuk itu penambahan jam kerja dilakukan supaya target bisa tercapai sehingga saat mudik lebaran dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan nyaman terlebih lagi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang melalui PLBN Entikong. Â
"Kondisi ruas jalan Tayan – Sosok sebagian besar dalam kondisi mantap, namun terdapat titik-titik yang belum selesai ditangani sepanjang 3 Km. Ditargetkan penanganan yang belum selesai dapat selesai sebelum mudik lebaran tahun 2017 untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik," kata Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan BBPJN XI Refly Ruddy Tangkere sebagaimana disampaikan dalam rilis Kementerian PUPR, Rabu 3 Mei 2017.
Menurut Refly, pelaksanaan pekerjaan ruas ini sempat terkendala karena masalah material batu yang harus didatangkan dari Jawa yang membutuhkan waktu. Namun masalah ini telah teratasi dan akan dapat mengejar ketertinggalan. Progres jalan perbatasan Kalbar hingga akhir 2016, kondisinya telah beraspal sepanjang 289,30 Km, perkerasan agregat 93,65 Km dan perkerasan tanah 278,2 Km. Sementara dari 188,61 Km yang belum tembus dengan kondisi masih hutan, ditargetkan bisa ditembus sepanjang 81,25 Km pada tahun 2017 dan bisa tembus seluruhnya pada tahun 2018.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H