Huangshan tidak hanya terkenal karena pesona alamnya yang aduhai tetapi juga ada satu kuliner murah meriah yang menggoda. Namanya tahu busuk atau chou doufu. Sebenarnya penganan ini bisa didapat di seluruh Tiongkok baik di utara maupun selatan, tetapi chou doufu di Huangshan lebih nikmat karena konon asal mulanya dari daerah ini.
Chou doufu ini saya temui di emperan Toko Bambu di pusat Kota Huangshan. Pada mulanya saya dan teman-teman seperjalanan ragu untuk mencoba, karena tidak yakin dengan kebersihan makanannya. Bahkan sang penjual menunjukkan tahu yang belum dimasak, tampak berjamur dan berwana keabu-abuan. Kami semakin tak selera.
“Ayo coba daripada penasaran. Murah kok, cuma 10 yuan setiap porsi,” kata wanita tua yang menjuat chou doufu itu.

Hmm.. rasanya nikmat sekali. Apalagi perut sedang lapar karena baru menempuh perjalanan enam jam dari Beijing. Saat itu juga hujan gerimis dan udara di Huangshan sangat dingin, sekitar 9 derajat. Pas sekali untuk menghangatkan badan. Akhirnya banyak juga yang membelinya.

Menurut laporan majalah kesehatan Taiwan, chou doufu banyak mengandung asam laktat, kaya manfaat untuk menormalkan fungsi pencernaan dan menyehatkan lambung.

Huangshan 2 Nov 2016
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI