Mudik - kebugaran fisik menjadi hal yang perlu diperhatikan bagi pemudik. Hal tersebut dikarenakan perjalanan mudik berbeda dengan perjalanan pada hari biasa. Peningkatan volume kendaraan baik kendaraan pribadi ataupun umum menjadi ciri khas dari pelaksanaan mudik yang berimplikasi pada timbulya kepadatan berujung pada kemacetan.
Fisik yang bugar perlu dimiliki pemudik baik pengguna kendaraan pribadi ataupun umum. Pengguna kendaraan umum meskipun tidak secara langsung mengemudikan kendaraan, tetapi tetap saja tidak bisa terhindar dari kelelahan karena duduk seharian. Tentu tidak menyenangkan, apabila ketika sampai di kampung halaman kondisi tidak prima sehingga akan mengurangi nuansa kebahagian di waktu hari raya lebaran.
Penumpang saja perlu prima, apalagi pengemudi/ pengendar tentu diwajibkan untuk memiliki kebugaran fisik. Nah, itu pemudik dan terkhusus pengemudi/ pengendara berikut adalah tips untuk mempersiapkan diri untuk mudik:
1. Berpikir Positif
Pikiran positif merupakan dasar dari kondisi fisik. Untuk itu bagi pemudik perlu untuk mengurangi beban pikiran dan mengisi dengan hal-hal yang positif. Bayang-bayang kemacetan merupakan salah satu momok dari pelaksanaan mudik. Alangkah baiknya, apabila sebelum perjalanan mudik berpikir positif bahwa perjalanan akan lancar sehingga dapat mengurangi tingkat stres.
2. Penuhi Asupan Gizi
Pikiran yang positif, selanjutnya diimbangi dengan konsumsi makanan secara teratur. Dan perlu diperhatikan tentang asupan gizi harus terpenuhi. Konsumsi buah-buahan serta susu ditambah dengan berjemur dibawah sinar matahari pagi dapat memenuhi kebutuhan gizi.
3. Istirahat cukup
Tentu pengertian istirahat tidak sebatas tidur cukup, namun perlu diperhatikan bahwa istirahat berarti mengurangi beban kerja dalam aktivitas sehari-hari dan meluangkan waktu untuk berelaksasi.
4. Olahraga
Dan olahraga menjadi pelengkap dari kiat menjaga kebugaran fisik. Olahraga disini maksudnya adalah olahraga ringan, seperti: peregangan serta jogging. Tujuannya adalah untuk merenggangkan urat saraf, hal ini diperlukan terkhusus bagi pemudik yang terbiasa dengan aktifitas, seperti: duduk di meja kerja dalam rutinitas harian.