Kartun menjadi salah satu sarana hiburan berupa film animasi yang banyak digemari oleh anak-anak. Tidak hanya anak laki-laki, banyak juga anak perempuan yang gemar menonton kartun entah melalui televisi ataupun handphone. Di era sekarang ini sudah banyak media yang bisa digunakan untuk menonton siaran kartun.
Semua orang tahu bahwa kartun identik dengan anak-anak. Namun, sebenarnya masih banyak lelaki dewasa yang setia menonton kartun. Apalagi ketika hendak makan, beberapa dari mereka memilih menonton kartun sebagai teman untuk menghabiskan santapannya.
Tak terkecuali dengan saya. Setiap makan, agar tidak bosan, saya memilih untuk menonton kartun SpongeBob SquarePants di YouTube. Kalau ketahuan oleh ibu, biasanya saya selalu diledekin karena, "Kok sudah dewasa, tontonannya masih kartun," yang dibalas diri ini dengan diam saja karena saking serunya menonton acara kartun.
Entah, bagi saya menonton kartun adalah suatu kesenangan tersendiri. Tidak peduli umur sudah seperempat abad, yang penting saya bisa menikmati alur cerita dari kartun karena masih mampu untuk diterima. Daripada menonton sinetron yang kelewat lebay dan tidak masuk akal, lebih baik mantengin kartun atau anime yang bikin otak relaks.
Menurut saya pribadi dan pengalaman beberapa kawan, ada beberapa alasan mendasar mengapa laki-laki masih suka menonton kartun walaupun usianya sudah bukan kanak-kanak lagi.
#1 Alur cerita yang unik membuat betah menonton karena sangat menghibur
Namanya kartun, pasti mempunyai alur cerita yang membuat para penontonnya merasa terhibur. Tidak hanya anak-anak, lelaki dewasa pun sangat terhibur dengan cerita yang disajikan oleh si pembuat kartun. Meskipun kadang ada adegan yang nyeleneh sampai nggak masuk akal, justru di situ letak keseruannya karena hal tersebut dapat membuat kita terhibur dan melupakan penat sejenak.
#2 Baru sadar bahwa beberapa adegan ternyata related dengan kehidupan sekarang
Menonton kartun SpongeBob SquarePants saat masih kecil dan di masa sekarang ini tentunya ada perbedaan. Itulah yang saya rasakan ketika menyaksikannya sambil makan. Sekarang, saya bisa mengerti setiap adegan atau dialog yang dilakukan oleh SpongeBob dan Patrick atau tokoh lainnya. Setiap karakter ternyata punya masalahnya masing-masing yang related dengan kehidupan sehari-hari.
Waktu kecil, kita hanya bisa tertawa dengan segala dialog maupun tingkah sang karakter dalam sebuah kartun. Nyatanya ketika dewasa beberapa adegan dalam kartun mempunyai maknanya tersendiri. Hal tersebut membuat saya menjadi lebih bergairah untuk menonton kartun sambil meresapi segala dialog yang ada di dalamnya.