Mohon tunggu...
Doddy Salman
Doddy Salman Mohon Tunggu... Dosen - pembaca yang masih belajar menulis

manusia sederhana yang selalu mencari pencerahan di tengah perjuangan

Selanjutnya

Tutup

Analisis Artikel Utama

Mengapa Masyarakat Amerika Mencintai Trump?

5 November 2020   09:45 Diperbarui: 5 November 2020   21:21 3011
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ketika berpidato di hadapan pendukung Partai Republik di Ohio (4/8/2018). Trump berpidato mendukung kandidat Pemilu Legislatif Troy Balderson. (Foto: AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/SCOTT OLSON)

Noam Chomsky menyebutnya sebagai penjahat terburuk dalam sejarah manusia (the worst  criminal in human history). Sementara Douglas Kellner menjulukinya sebagai mimpi buruk rakyat Amerika (American nightmare). Anthony Fauci menilai kampanye partainya menyesatkan. 

Chomsky adalah ilmuwan Amerika dengan reputasi dunia. Analisis dan teorinya tentang media menjadi rujukan mahasiswa komunikasi. Kellner adalah filosof Amerika yang kajiannya tentang media dan budaya Amerika berpuluh tahun didokumentasinya dalam puluhan buku teks. Sedangkan Fauci menyumbangkan pemikirannya tentang kesehatan dan penyakit menular lebih dari 5 dekade.

Namun semua itu adalah angin lalu untuk para pendukungnya. Julukan pedas para ilmuwan tersebut bagai gonggongan anjing yang tak perlu dihiraukan. Siapakah manusia kontroversial tersebut? Pebisnis, pembawa acara reality show dan kini presiden Amerika Serikat ke-45: Donald John Trump.

Sehari setelah pemungutan suara 3 November 2020 rakyat Amerika dan penduduk dunia belum mendapat keputusan final siapakah yang akan memimpin Amerika empat tahun ke depan. Apakah muncul presiden baru bernama Joe Biden atau melanjutkan kekuasaan Donald Trump? 

Hingga tulisan ini dibuat sementara hasil pemilihan menunjukkan Biden memenangi 264 suara elektoral. Sementara petahana baru memperoleh 214 suara elektoral.

Biden tinggal mengunci kemenangan melalui hasil suara elektoral di negara bagian Nevada yang memiliki 6 suara elektoral untuk menjadi pemimpin baru Amerika. Persaingan sengit terjadi di sini dengan 49,3% suara untuk Biden sedangkan Trump 48,7%. Selisih suara mencapai 8 ribu suara untuk Biden.

sumber: Sumeks.co
sumber: Sumeks.co
Melanjutkan atau melepaskan kekuasaan tetap membuat sosok Donald Trump menarik. Pria yang pernah gagal dua kali membangun rumah tangga (Ivana Trump 1977-1992 dan Marla Mapples 1993-1999) itu sejak awal kemunculannya sebagai kandidat presiden tahun 2016 sudah menjadi sorotan  masyarakat.

Kantor berita BBC Inggris membuat wawancara singkat (vox pop) dengan masyarakat Amerika menanyakan mengapa Donald Trump menjadi pilihan mereka. 
Dari 50 orang responden yang diwawancarai muncul berbagai pendapat menarik. Para responden menilai Donald Trump bukanlah politisi sementara politisi dikontrol oleh partainya. Trump membawa energi ke masyarakat. Masyarakat memerlukan orang yang tidak berkaitan dengan pemerintah.

Trump adalah satu-satunya orang yang mendeklarasikan bahwa ia bukanlah politisi bayaran. Trump menyuarakan apa yang masyarakat Amerika pikirkan. Trump sosok yang berani dan kuat (strong and powerful).Trump adalah sosok yang blak-blakan.Masyarakat memperoleh apa yang ia yakini, meskipun jika semua yang ia katakan tidaklah benar.

Trump adalah kandidat yang diyakini memahami apa yang masyarakat Amerika anggap penting. Trump adalah wirausahaan yang sukses. Trump kaya raya namun ia bangun setiap pagi untuk kampanye. Trump adalah sosol yang sangat peduli Amerika. Ia adalah simbol kesuksesan bisnis.

Ia memiliki banyak kontak di seluruh Amerika. Trump membuat ide tembok perbatasan dan melaranng muslim. Trump membuat Amerika berjaya lagi (Making America great again), sesuatu yang 30 tahun ini sudah hilang. Amerika sedang limbung dan masyarakat memerlukan Trump.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun